Selasa, 02 Mei 2017
Menentukan Volume Balok
Berikut merupakan video pembelajaran matematika yang saya buat, berisi materi tentang Volume Balok
Senin, 01 Mei 2017
Pembelajaran Discovery Learning
A. Pengertian Discovery Learning
Model pembelajaran Discovery
Learning pertama kali dikembangkan oleh Jerome Bruner, seorang ahli
psikologi yang lahir di New York pada tahun 1915. Bruner menganggap bahwa
belajar penemuan (Discovery Learning) sesuai dengan pencarian pengetahuan
secara aktif oleh manusia dan dengan sendirinya memberikan hasil yang paling
baik. Bruner menyarankan agar siswa hendaknya belajar melalui berpartisipasi
aktif dengan konsep-konsep dan prinsip-prinsip agar mereka dianjurkan untuk
memperoleh pengalaman dan melakukan eksperimen-eksperimen yang mengizinkan
mereka untuk menemukan konsep dan prinsip itu sendiri.
Selanjutnya, Sani (2014: 97) mengungkapkan bahwa
discovery adalah menemukan konsep melalui serangkaian data atau informasi yang
diperoleh melalui pengamatan atau percobaan. Pernyataan lebih lanjut dikemukakan oleh Hosnan (2014:
282) bahwa discovery learning adalah suatu model untuk mengembangkan cara
belajar aktif dengan menemukan sendiri, menyelidiki sendiri, maka hasil yang diperoleh
akan setia dan tahan lama dalam ingatan.
Model discovery merupakan pembelajaran
yang menekankan pada pengalaman langsung dan pentingnya pemahaman struktur atau
ide-ide penting terhadap suatu disiplin ilmu, melalui keterlibatan siswa secara
aktif dalam pembelajaran. Bahan ajar yang disajikan dalam bentuk pertanyaan
atau permasalahan yang harus diselesaikan. Jadi siswa memperoleh pengetahuan
yang belum diketahuinya tidak melalui pemberitahuan, melainkan melalui penemuan
sendiri.
B.
Langkah-langkah
Pembelajaran Discovery Learning
Pengaplikasian
model discovery learning dalam pembelajaran, terdapat beberapa tahapan yang
harus dilaksanakan. Kurniasih & Sani (2014: 68-71) mengemukakan
langkah-langkah operasional model discovery learning yaitu sebagai berikut.
1.
Langkah
persiapan model discovery learning
a) Menentukan tujuan pembelajaran.
b) Melakukan identifikasi karakteristik siswa.
c) Memilih materi pelajaran.
d) Menentukan topik-topik yang harus dipelajari siswa
secara induktif.
e)
Mengembangkan bahan-bahan belajar yang berupa contoh-contoh, ilustrasi, tugas,
dan sebagainya untuk dipelajari siswa.
2.
Prosedur
aplikasi model discovery learning
a)
Stimulation (stimulasi/pemberian rangsang). Pada tahap ini siswa di-hadapkan
pada sesuatu yang menimbulkan kebingungan, kemudian dilanjutkan untuk tidak
memberi generalisasi, agar timbul keinginan untuk menyelidiki sendiri. Guru
dapat memulai dengan mengajukan pertanyaan, anjuran membaca buku, dan belajar
lainnya yang mengarah pada persiapan pemecahan masalah.
b) Problem statemen (pernyataan/identifikasi masalah).
Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengidentifikasi masalah-masalah
yang relevan dengan bahan pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan
dirumuskan dalam bentuk hipotesis.
c) Data collection (pengumpulan data). Tahap ini siswa
diberi kesempatan untuk mengumpulkan berbagai informasi yang relevan, membaca
literatur, mengamati objek, wawancara, melakukan uji coba sendiri untuk
menjawab pertanyaan atau membuktikan benar tidaknya hipotesis.
d) Data
processing (pengolahan data). Pengolahan data merupakan kegiatan mengolah data
dan informasi yang telah diperoleh siswa melalui wawancara, observasi dan
sebagainya. Tahap ini berfungsi sebagai pembentukan konsep dan generalisasi,
sehingga siswa akan mendapatkan pengetahuan baru dari alternatif jawaban yang
perlu mendapat pembuktian secara logis.
e) Verification (pembuktian). Pada tahap ini siswa
melalakukan pemeriksaan secara cermat untuk membuktikan benar atau tidaknya
hipotesis yang ditetapkan tadi dengan temuan alternatif dan dihubungkan dengan
hasil pengolahan data.
f) Generalization
(menarik kesimpulan). Tahap generalisasi/menarik kesimpulan adalah proses
menarik sebuah kesimpulan yang dapat dijadikan prinsip umum dan berlaku untuk
semua kejadian atau masalah yang sama, dengan memperhatikan hasil verifikasi.
Berikut contoh Pembelajaran Discovery Learning
Sabtu, 29 April 2017
Instrumen Penilaian
Berikut ini contoh Instrumen Penilaian Kognitif Materi Himpunan yang saya buat..
Program Tahunan
PROGRAM
TAHUNAN
Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : MATEMATIKA
Kelas :
X
Tahun Pelajaran : 2016/2017
Semester I
|
Nomor
|
KOMPETENSI
DASAR
|
Alokasi
Waktu (Jam Pelajaran)
|
Keterangan
|
|
1.
|
Eksponen:
3.2 Memilih dan menerapkan aturan
eksponen dan logaritma sesuai dengan karakteristik permasalahan yang akan
diselesaikan dan memeriksa kebenaran langkah-langkahnya.
4.2 Menyajikan masalah nyata
menggunakan operasi aljabar berupa eksponen dan logaritma serta
menyelesaikannya menggunakan sifat-sifat dan aturan yang telah terbukti
kebenarannya.
|
10 JP
|
|
|
2.
|
Persamaan dan Pertidaksamaan Linier:
3.3 Memahami dan menganalisis
konsep nilai mutlak dalam persamaan dan pertidaksamaan serta menerapkannya
dalam pemecahan masalah nyata.
4.3 Menerapkan konsep nilai
mutlak dalam persamaan dan pertidaksamaan linier dalam memecahkan masalah
nyata.
|
10 JP
|
|
|
3.
|
Sistem Persamaan dan Pertidaksamaan:
3.6 Memahami konsep sistem
persamaan linier dua dan tiga variable serta pertidaksamaan linier dua
variabel dan mampu menerapkan berbagai strategi yang efektif dalam menentukan
himpunan penyelesaiannya serta memeriksa kebenaran jawabannya dalam pemecahan
masalah matematika
4.4 Menggunakan SPLDV, SPLTV dan
sistem pertidaksamaan linear dua variabel (SPtLDV) untuk menyajikan masalah
kontekstual dan menjelaskan makna tiap besaran secara lisan maupun tulisan
4.5 Membuat model matematika
berupa SPLDV, SPLTV, dan SPtLDV dari situasi nyata dan matematika, serta
menentukan jawab dan menganalisis model sekaligus jawabnya
4.6 Membuat model matematika
berupa persamaan dan pertidaksamaan linear dua variabel yang melibatkan nilai
mutlak dari situasi nyata dan matematika, serta menentukan jawab dan
menganalisis model sekaligus jawabnya
|
20 JP
|
|
|
4.
|
Matriks:
3.4 Memahami konsep matriks sebagai representasi numeric
dalam kaitannya dengan konteks nyata.
3.5 Memahami operasi sederhana matriks serta menerapkannya
dalam pemecahan masalah
4.1 Menyajikan model matematika dari suatu masalah nyata
yang berkitan dengan matriks
|
10 JP
|
|
|
5.
|
Relasi dan Fungsi:
3.7 Memahami daerah asal, daerah kawan, dan daerah hasil
suatu relasi antara dua himpunan yang disajikan dalam berbagai bentuk
(grafik, himpunan pasangan terurut, atau ekspresi simbolik)
3.8 Mengidentifikasi relasi yang disajikan dalam berbagai bentuk
yang merupakan fungsi.
|
10 JP
|
|
|
6.
|
Barisan dan deret:
3.1 Memprediksi pola barisan dan deret aritmetika dan
geometri atau barisan lainnya melalui pengamatan dan memberikan alasannya.
4.12 Menyajikan hasil menemukan pola barisan dan deret dan penerapannya
dalam penyelesaian masalah sederhana
|
10 JP
|
|
|
|
Jumlah
|
70
JP
|
|
Semester II
|
Nomor
|
KOMPETENSI
DASAR
|
Alokasi
Waktu (Jam Pelajaran)
|
Keterangan
|
|
1.
|
Persamaan dan Fungsi Kuadrat:
3.9 Memahami berbagai bentuk ekspresi yang dapat diubah
menjadi persamaan kuadrat.
3.10 Memahami persamaan dan fungsi kuadrat, memilih strategi
dan menerapkan untuk menyelesaikan persamaan dan fungsi kuadrat serta
memeriksa kebenaran jawabannya
3.11 Memahami dan menganalisis aspek-aspek sederhana
argumentasi logis yang digunakan dalam matematika yang sudah
dipelajari, seperti penalaran induktif dan deduktif, hipotesis dan simpulan
dalam deduksi logis, dan contoh penyangkal.
3.12 Menganalisis fungsi dan persamaan kuadrat dalam
berbagai bentuk penyajian masalah kontekstual.
3.13 Menganalisis grafik fungsi dari data terkait masalah
nyata dan menentukan model matematika berupa fungsi kuadrat.
4.7 Mengidentifikasi dan menerapkan konsep fungsi dan
persamaan kuadrat dalam menyelesaikan masalah nyata dan menjelaskannya secara
lisan dan tulisan.
4.8 Menyusun model matematika dari masalah yang berkaitan
dengan persamaan dan fungsi kuadrat dan menyelesaikan serta memeriksa
kebenaran jawabannya.
4.9 Menggambar dan membuat sketsa grafik fungsi kuadrat dari
masalah nyata berdasarkan data yang ditentukan dan menafsirkan
karakteristiknya.
4.10 Mengidentifikasi hubungan fungsional kuadratik dari
fenomena sehari-hari dan menafsirkan makna dari setiap variabel yang
digunakan.
4.11 Menganalisis aspek-aspek sederhana argumentasi logis
yang digunakan dalam matematika yang sudah dipelajari dan dalam kehidupan
sehari-hari.
|
20 JP
|
|
|
2.
|
Trigonometri:
3.15 Memahami konsep perbandingan trigonometri pada segitiga
siku-siku melalui penyelidikan dan diskusi tentang hubungan perbandingan
sisi-sisi yang bersesuaian dalam beberapa segitiga siku-siku sebangun.
3.16 Menemukan sifat-sifat dan hubungan antar perbandingan
trigonometri dalam segitiga siku-siku.
3.17 Memahami dan menentukan hubungan perbandingan
Trigonometri dari sudut di setiap kuadran, memilih dan menerapkan dalam
penyelesaian masalah nyata dan matematika
3.18 Memahami konsep fungsi Trigonometri dan menganalisis
grafik fungsinya serta menentukan hubungan nilai fungsi Trigonometri dari
sudut-sudut istimewa
|
10 JP
|
|
|
3.
|
Geometri:
3.14 Memahami konsep jarak dan sudut antar titik, garis dan
bidang melalui demonstrasi menggunakan alat peraga atau media lainnya.
4.14 Menggunakan berbagai prinsip bangun datar dan ruang
serta dalam menyelesaikan masalah nyata berkaitan dengan jarak dan sudut
antara titik, garis dan bidang.
|
10 JP
|
|
|
4.
|
Limit Fungsi:
3.19 Memahami konsep limit fungsi aljabar dengan menggunakan
konteks nyata dan menerapkannya.
3.20 Merumuskan aturan dan sifat limit fungsi aljabar
melalui pengamatan contoh-contoh.
4.13 Memilih strategi yang efektif dan menyajikan model
matematika dalam memecahkan masalah nyata tentang limit fungsi aljabar.
|
10 JP
|
|
|
5.
|
Statistika:
3.20 Mendeskripsikan berbagai
penyajian data dalam
bentuk tabel atau
diagram/plot yang sesuai untuk mengomunikasikan
informasi dari suatu kumpulan
data melalui analisis perbandingan berbagai variasi
penyajian data.
3.21 Memahami berbagai penyajian data dalam bentuk tabel
atau diagram/plot yang sesuai untuk mengomunikasikan informasi dari suatu
kumpulan data melalui analisis perbandingan berbagai variasi penyajian data.
3.22 Menyajikan data nyata
dalam bentuk tabel atau diagram/plot tertentu yang sesuai dengan informasi
yang ingin dikomunikasikan.
4.15 Menyajikan data nyata dalam bentuk tabel atau
diagram/plot tertentu yang sesuai dengan informasi yang ingin
dikomunikasikan.
|
10 JP
|
|
|
6.
|
Peluang:
3.23 Memahami konsep peluang suatu kejadian menggunakan
berbagai objek nyata dalam suatu percobaan menggunakan frekuensi relatif.
4.16 Menyajikan hasil penerapan konsep peluang untuk
menjelaskan berbagai objek nyata melalui percobaan menggunakan frekuensi
relatif.
4.18 Menyajikan
hasil penerapan
konsep peluang untuk menjelaskan
berbagai objek nyata
melalui percobaan menggunakan
frekuensi relatif.
|
10 JP
|
|
|
|
Jumlah
|
70
|
|
Indralaya, ………………………
Mengetahui Rizky
Yuli Setiawati,
Kepala ………………………….
…………………………………. …………………………………… NIP
……………………... ………. NIP ………………………………...
Langganan:
Postingan (Atom)
Menentukan Volume Balok
Berikut merupakan video pembelajaran matematika yang saya buat, berisi materi tentang Volume Balok
-
Hai sobat, gimana nih kabar kalian ? Semoga baik-baik aja ya .. . Oh ya, untuk postingan kali ini saya akan membahas mengenai penerap...
-
Domino Matematika Pecahan Secara umum media pembelajaran adalah alat bantu proses belajar mengajar . Segala sesuatu yang dapat diper...
-
Berikut ini contoh Instrumen Penilaian Kognitif Materi Himpunan yang saya buat..