Kamis, 10 November 2016
Lomba Matematika Tergila
Halooo... apakabar?? Pada baik kan? ^_^
Untuk postingan kali ini, saya akan membagikan video lomba Matematika nih. Tapi tunggu dulu, lomba Matematika kali ini bukan lomba Matematika biasa lohh.. Yakin deh kalian pada melongo pas nonton videonya. Penasaran kan?? Langsung aja nih tonton videonya di jamin kerenn abiiiss... hehehe..
Sabtu, 07 Mei 2016
Contoh penerapan materi kombinasi dalam kehidupan sehari-hari
Hai
sobat, gimana nih kabar kalian ? Semoga baik-baik aja ya...
Oh ya, untuk postingan kali ini saya
akan membahas mengenai penerapan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Dalam
kehidupan sehari-hari, kita sering menghadapi masalah pengaturan suatu objek
yang terdiri dari beberapa unsur, baik dengan mempertimbangkan urutan maupun
tidak.
Misalnya
kepanitiaan yang terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara dimana urutan
untuk posisi tersebut dipertimbangkan. Ataupun dalam memilih beberapa orang
untuk mewakili sekelompok orang dalam mengikuti suatu kegiatan yang dalam hal
ini urutan tidak menjadi pertimbangan. Dalam matematika, penyusunan objek yang
terdiri dari beberapa unsur dengan mempertimbangkan urutan disebut dengan permutasi,
sedangkan yang tidak mempertimbangkan urutan disebut dengan kombinasi.
Banyak
sekali penerapan matematika dalam kehidupan sehari-hari, begitu juga penerapan
materi kombinasi. Pasti kalian pernah mengalami kebingungan saat memilih atau
mencocokkan sesuatu. Misalnya pada suatu ketika kalian akan pergi ke suatu
tempat, dan kalian binggung menentukan pakaian yang akan dipakai. Biasanya kalian
mencoba satu per satu baju dan mencocokkannya dengan rok atau celana. Tanpa kita
sadari, saat kita mencoba mencocokkan pakainan tersebut kita telah menerapkan
materi kombinasi. Dari mencocokkan pakaian tersebut, kita dapat menghitung
berapa banyak cara yang dapat dilakukan untuk memilih pakaian yang dirasa
sesuai atau cocok. Nah, untuk lebih
jelasnya kalian dapat melihat video mengenai contoh penerapan kombinasi di
kehidupan sehari hari. Untuk melihat videonya, kalian bisa mengunjungi alamat
berikut ini https://youtu.be/ZWjSd3pSqKc.
Jumat, 06 Mei 2016
Alat Peraga Domino Matematika Pecahan
Domino Matematika Pecahan
Secara umum media pembelajaran adalah alat bantu proses belajar mengajar. Segala sesuatu yang dapat dipergunakan
untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau keterampilan belajar, sehingga
dapat mendorong terjadinya proses belajar. Menurut National Education
Associaton (1969) mengungkapkan bahwa media pembelajaran adalah sarana komunikasi dalam bentuk cetak
maupun pandang-dengar, termasuk teknologi perangkat keras.
Kali ini kita akan membahas
mengenai alat peraga yang bernama Domino Matematika
Pecahan. Domino adalah permainan dengan
28 kartu (kayu, tulang, dan sebagainya) yang bermata (bertitik besar), tiap
kartu dibagi menjadi dua bidang, tiap bidang berisi 0-6 titik (http://kbbi.web.id/domino). Domino
matematika pecahan adalah permainan kartu matematika yang setiap kartunya
berisi hal-hal yang berkaitan dengan bilangan pecahan dan desimal. Pada
permainan ini setiap kartunya mempunyai dua bagian yang harus dikaitkan dengan
bagian pada kartu lainnya yang memiliki nilai sama.
Berikut cara penggunaan atau memainkan Domino Matematika Pecahan:
a.
Kocok
kartu domino dan bagikan kartu kepada setiap pemain.
b.
Kartu yang
dibagikan kepada setiap pemain harus terbagi rata.
c.
Lalu
pengeluaran kartu dilakukan secara bergiliran, apabila ada pemain yang tidak
memiliki kartu yang sesuai dengan urutan kartu yang telah ada maka dilanjutkan
dengan pemain berikutnya.
d.
Pemain
yang berhasil menghabiskan kartu lebih dulu, maka itulah yang menjadi
pemenangnya.
Kelebihan Domino Matematika Pecahan
Alat peraga ini memiliki beberapa kelebihan,
yaitu :
a.
Kebanyakan
siswa telah mengetahui cara memainkan kartu domino.
b.
Dapat
meningkatkan kemampuan menghitung pecahan pada siswa, karena semakin banyak
berlatih dalam menghitung pecahan-pecahan tersebut siswa akan semakin mahir.
Kekurangan Domino
Matematika Pecahan
Alat
peraga ini memiliki beberapa kekurangan, yaitu :
a.
Kurang
tepat apabila digunakan untuk siswa SD. Angka-angka yang ada pada kartu sulit
untuk dipahami siswa, karena penalaran siswa SD belum mencapai pada tingkat
tersebut.
b.
Membutuhkan
ketelitian dan pemikiran keras, karena agak sulit untuk mencari angka-angka
yang berkaitan dengan kartu sebelumnya.
Langganan:
Postingan (Atom)
Menentukan Volume Balok
Berikut merupakan video pembelajaran matematika yang saya buat, berisi materi tentang Volume Balok
-
Hai sobat, gimana nih kabar kalian ? Semoga baik-baik aja ya .. . Oh ya, untuk postingan kali ini saya akan membahas mengenai penerap...
-
Domino Matematika Pecahan Secara umum media pembelajaran adalah alat bantu proses belajar mengajar . Segala sesuatu yang dapat diper...
-
Berikut ini contoh Instrumen Penilaian Kognitif Materi Himpunan yang saya buat..